1001 Cara budidaya gurame di kolam terpal dan tanah

07.19
Cara budidaya gurame
Budidaya gurame merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Media yang di gunakan dalam budidaya gurame juga beragam, ada yang menggunakan kolam beton, terpal, dan tanah, bebrapa media tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Baru-baru ini ada banyak petani yang meng shere cara budidaya gurame agar cepat besar.


Di kesempatan kali ini kami akan membagikan tata cara budidaya gurame dari awal hingga panen,


Cara budidaya gurame di kolam tanah

Persiapan lahan
Kolam di keringkan terlebih dahulu hingga benar-benar kering, kemudian lakukan pemupukan, pemupukan bertujuan untuk menambah pakan alami bagi ikan gurame, pupuk yang di gunakan adalah pupuk kandang yang di campur dengan pupuk kimia, pupuk kandang yang di gunakan sekitar 10kg/m2, dan gunakan migro tambak dengan dosis 20ml/m2, setelah itu isi kolam dengan air bersih setinggi 30 cm, diamkan selama 4 hari. Setelah itu gunakan pupuk urea sebanyak 500 gram/100m2. Diamkan kembali hingga 5 hari, lalu semprotkan kembali migro tambak dengan dosis yang sama, setelah itu tambahkan air hingga mencapai 80 cm, diamkan kembali sampai 5 hari, setelah itu masukan bibit ikan gurame.

Tips memilih benih yang baik
Benih gurame yang baik memiliki ciri-ciri tidak cacat, tidak terkena penyakit, ukuran merata, dan gerakan aktif.
Pada proses pembesaran, berikan migro tambak setiap 2 minggu sekali dengan dosis 20ml/100m2.

Pemberian pakan
Berikan pakan pelet secara teratur sampai umur 2 bulan, setelah itu anda dapat menggunakan pakan buatan sebagai selingan, pakan buatan yang di gunakan harus memiliki kandungan gizi yang tinggi, anda juga bisa menggunakan daun-daunan untuk pakan tambahan bagi ikan gurame, daun yang bisa di gunakan sebagai pakan diantaranya : kangkung, daun pepaya, genjer, daun ketimun, ubi jalar, dan labu.

Pencegahan dan pengobatan penyakit gurame
Penyakit merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kegagalan budidaya anda, ada dua jenis penyebab timbulnya penyakit ppada ikan gurame yang anda pelihara, penyakit yang di sebabkan oleh parasit/bakteri jahat dan penyakit yang di sebabkan oleh non parasit. Penyakit yang timbul dari faktor non parasit dapat di sebabkan oleh kualitas air yang buruk akibat tercemar oleh limbah kimia, gas beracun dan lain sebagainya, bisa juga di sebabkan oleh faktor keturunan, sedangkan penyakit yang di sebabkan oleh parasit bisa di sebabkan oleh jamur, bakteri dan virus. Untuk mengetahui ikan yang di budidayakan terkena penyakit atau tidak, di perlukan pengetahuan yang cukup, anda dapat mengetahuinya dengan cara mendeteksi kualittas air dalam kolam dan mengamati tingkah laku ikan itu senderi. Ikan yang sakit gerakanya akan lamban dan tubuhnya terlihat kurus.

Ciri-ciri ikan gurame yang terkena penyakit akibat parasit
Penyakit gurame yang menyerang kulit, bagian dada berwarna merah, perut dan pangkal sirip.
Penyakit yang menyerang insang
Lembaran insang menjadi pucat, dan tutup insang terlihat mengembang.
Penyakit yang menyerang organ dalam
Perut ikan terlihat mengembang atau membengkan, dan sisik ikan banyak yang berdiri.
Jika baru beberapa ikan yang terkena penyakit anda harus segera melakukan pertolongan pertama agar penyakit tidak menyebar, hal yang harus anda lakukan adalah mengangkat ikan, sortir ikan yang memiliki ciri-ciri diatas tadi, kemudian keringlkan kolam untuk membunuh parasit di dalam kolam, setelah kolam benar-benar keriang anda bisa kembali mengisi air dan mengembalikan ikan ke dalam kolam seperti semula.

Cara budidaya ikan gurame di kolam terpal

Dengan menggunakan kolam terpal ada beberapa keuntungan yang bisa di dapat, diantaranya pemeliharaan dan perawatan lebih mudah,  pembersihan kolam lebih gampang dan biaya lebih irit.
  • Siapkan terpal dengan ukuran 10 x 13 m, kemudian birsihkan lahan yang ingin di jadikan tempat kolam terpal, setelah itu buat kolam dengan ukuran 7x10 meter dengan ketinggian 1 meter, lengkapi kolam dengan penopang dari kayu atau bambu, dan beri lubang pada bagian pojok bawah kolam sebagai lubang pembuangan air.
  • Berikan kompos yang di campur dengan probiotik 10 liter dengan ketinggian 5 sampai 10 cm, kompos dan probiotik berfungsi sebagai bahan pakan alami bagi ikan, setelah itu isi kolam dengan air bersih setinggi 30 cm, dan diamkan hingga 10 hari sampai air berwarna hijau tua, air yang berwarna hijau tua merupakan tanda bahwa air sudah mengandung plankton. Setelah itu tebarkan benih sebanyak 500 ekor, tambah air secara berkala hingga ketinggian 80 cm, lakukan penyurtiran setelah ikan gurame sudah mulai besar, pindahkan setengah ke kolam yang baru untuk mengurangi kepadatan ikan dalam kolam, caranya buat kolam yang baru dengan ukuran yang sama, isi kolam denga air dari kolam yang lama sebanyak 50% dari air kolam lama dan 50% dari air baru, jangan lupa tambahkan air baru ke kolam yang lama dengan jumlah yang sama.
Perawatan
Untuk perawatan dan pemberian pakan kurang lebih sama seperti yang kami ulas diatas tadi.
 
Pemanenan
Untu pemanenan juga tidak bisa di lakukan dengan sembarangan, usahakan ikan yang di panen tidak luka untuk menjaga harga tetap baik, jika pasar meminta ikan dalam kondisi hidup, lakukan pemanenan dengan cara mendorong menggunakan jaring dari hilir ke hulu dengan demikian akan lebih mudah melakukan pemanenan, dan jika anda menggunakan kolam terpal, anda bisa langsung membuang airnya.



Tips agar ikan gurame cepat besar
Agar ikan gurame yang anda pelihara dapat tumbuh secara maksimal, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan.
  • Lingkungan, Ikan gurame sangat baik di pelihara di dataran rendah, dengan suhu antara 25 hingga 27 derajat celcius, tempat dengan suhu tersebut merupakan habitat yang baik untuk tumbuh besarnya ikan gurame.
  • Kandungan gizi pakan, Pakan yang baik untuk menunjang pertumbuhan ian gurame adalah pakan yang memiliki kandungan seimbang antara protein nabati dan hewani.
  • Kualitas bibit, kualitas bibit juga sangat berpengaruh pada lambat atau cepatnya pertumbuhan ikan gurame, bibit yang kurang baik akan lamban pertumbuhanya, bahkan bibit yang sudah terkena penyakit akan lebih lama tumbuh besarnya.

Share this :

Previous
Next Post »